5 Jenis Operasi Jantung
1.
Penyakit Jantung Yang Diharuskan
Untuk Melakukan Operasi
Dalam dunia medis, yang dimaksud operasi jantung adalah
prosedur pembedahan yang bertujuan mengganti fungsi pembuluh darah yang
menyempit yang membuat aliran darah ke jantung terhambat.
Metode operasi jantung yang banyak dilakukan adalah bypass
jantung. Namun, ada juga beberapa jenis operasi jantung lainnya. Berikut
jenis-jenis operasi jantung yang sebaiknya Anda ketahui.
- Operasi Jantung Bypass
Operasi jantung jenis ini biasanya digunakan untuk mengobati
penyakit jantung koroner. Metode operasi jantung ini ialah dengan membuat
saluran baru sebab saluran pada pembuluh darah arteri jantung telah menyempit
atau terhambat.
Dengan begitu, diharapkan proses aliran darah bisa kembali
lancar sehingga oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah dapat sampai ke otot
jantung.
Dalam sebuah operasi jantung bypass, dokter bedah
maksimal dapat memperbaiki empat pembuluh darah yang terhambat. Saluran baru
biasanya diambil dari dada, kaki, atau bagian tertentu pasien.
Operasi jantung bypass dalam istilah medis dikenal
dengan nama Coronary Artery Bypass Graft (CABG). Dalam penyembuhan sakit
jantung, operasi bypass termasuk yang paling sering dilakukan.
- Operasi Penggantian/Perbaikan Katup Jantung
Katup jantung berfungsi untuk mengatur aliran darah satu
arah. Setiap katup terdiri dari sekumpulan penutup. Saat katup terbuka, aliran
darah akan mengalir langsung dari bilik jantung menuju arteri.
Sebaliknya, saat katup menutup, aliran darah akan berhenti.
Tujuan operasi perbaikan katup adalah untuk membuka katup yang tertutup
yang mengakibatkan aliran darah menjadi terganggu.
- Operasi Jantung Laser
Dalam dunia kedokteran, operasi jantung laser dikenal dengan
nama transmyocardial laser revascularization (TLR). Operasi jantung laser
biasanya dilakukan saat penanganan-penanganan sebelumnya telah gagal.
Pada
operasi jantung jenis ini, dokter akan menggunakan teknologi laser untuk
membuat saluran di otot jantung. Tujuannya agar saluran tersebut mampu membuat
darah mengalir lebih lancar.
- Operasi Pembengkakan Jantung
Pembengkakan jantung adalah terjadinya pembengkakan yang
tidak wajar pada otot jantung atau pada dinding arteri. Pembengkakan jantung
biasa terjadi pada bagian jantung sebelah kiri.
Bila tak cepat ditangani, penyakit pembengkakan jantung ini
bisa semakin memburuk dan bahkan pecah yang potensial menyebabkan perdarahan
dalam tubuh. Tidak hanya itu, serangan jantung pun sangat mungkin terjadi. Oleh
karena itu, ahli bedah biasanya akan berusaha untuk mengatasi bagian jantung
yang membengkak tersebut melalui operasi pembengkakan jantung.
- Operasi Cangkok Jantung
Pencangkokan jantung atau yang juga disebut dengan
transplantasi jantung biasanya diterapkan untuk pasien yang mengalami lemah
jantung. Lemahnya jantung membuat jantung tidak cukup kuat untuk memompa darah
ke seluruh tubuh.
Terganggunya aliran darah, jelas akan berbahaya bagi tubuh.
Karena itu, dokter akan menyarankan melakukan operasi pencangkokan jantung.
Operasi jantung ini bertujuan untuk mengganti jantung yang lemah dengan jantung
sehat.
Tapi
biasanya ini menjadi pilihan terakhir, saat penanganan lemah jantung lainnya
telah gagal. Operasi transplantasi jantung ini biasanya juga tidak mudah sebab
harus ada orang yang mau mendonorkan jantungnya.
Di samping itu, tentu biaya operasinya juga tidak murah.
Apakah operasi jantung yang tepat dilakukan untuk penderita? Pilihan operasi
jantung yang akan dilakukan sangat bergantung dari hasil diagnosa dokter. Oleh
karena itu, serahkan pilihan operasi jantung yang tepat pada dokter Anda.
2.
Akibat Yang Muncul Dan Penanganannya Setelah Operasi
Apapun jenis operasi jantung yang Anda
lakukan, Anda perlu mengetahui hal apa saja yang harus Anda lakukan agar
kesembuhan total bisa Anda capai segera setelah operasi dilakukan.
Sebelum meninggalkan rumah sakit, Anda pasti
dibekali dengan informasi apa yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan selama
masa pemulihan pasca operasi jantung yang berlangsung kurang lebih 6 hingga 8
minggu.
Berikut ini adalah informasi tambahan mengenai proses pemulihan operasi
jantung.
a. Luka operasi
Penting untuk
diingat bahwa luka akibat operasi harus bersih dan kering. Perban mungkin harus
diganti beberapa kali dalam sehari. Jika tidak dianjurkan untuk mengaplikasikan
salep atau cairan lainnya pada luka oleh dokter, sebaiknya Anda tidak
mengoleskan apapun pada luka operasi jantung. Diet makanan sehat juga
diperlukan untuk mempercepat proses penyembuhan. Jika luka operasi telah
lumayan kering, mandi cepat diperbolehkan tanpa berendam. Suhu air yang
diperkenan adalah suhu hangat kuku. Suhu ekstrem bisa mengakibatkan penurunan
kesadaran.
b. Menghilangkan nyeri
Pasca operasi
jantung, sangat wajar jika Anda merasakan ketegangan pada otot,
ketidaknyamanan, dan rasa kebas pada luka. Untuk operasi bypass, Anda
akan merasakan nyeri pada kaki. Seiring berjalannya waktu, kaki Anda akan
sedikit lebih nyaman. Biasanya dokter akan membekali Anda dengan obat-obatan
penghilang rasa sakit disamping obat sakit jantung lainnya agar Anda sembuh
total.
c.
Mengemudi
Dokter biasanya
akan memberitahukan kapan Anda boleh mulai mengemudi lagi. Biasanya mengemudi
diperbolehkan saat masa penyembuhan operasi jantung telah memasuki minggu
ke-delapan. Sebelum itu, lebih baik Anda menjadi penumpang dulu meskipun Anda
merasa akan baik-baik saja saat menyetir. Di minggu ke-delapan, Anda juga
biasanya tak diperbolehkan untuk mengemudi terus menerus. Setelah mengemudi 1
atau 2 jam, Anda di wajibkan untuk berhenti dan berjalan selama 5 menit sebelum
melanjutkan mengemudi.
d. Keadaan mental
Setelah keluar
dari rumah sakit kebanyakan pasien operasi jantung tidak stabil dalam emosi dan
mental sebab tidak tahu apa yang harus dilakukan. Merasa sedih dan depresi
selama beberapa waktu adalah normal. Untuk meredakan keadaan mental dan emosi
yang tak seimbang ini, Anda bisa melakukan sesuatu seperti: berpakaian dengan
baik setiap hari, berjalan setiap hari, melakukan hobi dan bersosialisasi,
ungkapkan apa yang Anda rasakan, tidur yang cukup, dan hubungi dokter untuk
meminta pengobatan jika memang dibutuhkan.
e. Kehidupan seks
Dewasa ini
banyak dari pasien operasi jantung yang masih dikategorikan berumur muda.
Setelah operasi jantung tentu saja kehidupan seks dengan pasangan terganggu.
Satu hal yang pasti jangan memaksakan diri untuk berhubungan badan dengan
pasangan jika Anda belum nyaman dan energi belum kembali sepenuhnya. Tetapi
aktivitas seksual juga mestinya dilakukan perlahan dan sedikit demi sedikit
ketika dalam masa penyembuhan. Dibutuhkan keterbukaan kepada pasangan agar
pasangan bisa mengerti kondisi Anda saat ini.
f.
Perawatan
Selesai operasi
bukan berarti perawatan oleh dokter tidak diperlukan. Dalam kurun waktu 6
hingga 8 minggu, Anda wajib menemui dokter yang menangani Anda untuk mengetahui
seberapa besar kemajuan Anda. Dalam beberapa pertemuan, dokter juga akan
meminta Anda untuk tidak kembali pada kebiasaan buruk seperti merokok,
mengonsumsi alkohol, dan lainnya agar jantung Anda berfungsi seperti sedia
kala.



0 Komentar untuk "5 Jenis Operasi Jantung"